25 Feb 2026
Kajian Ramadhan Pondok Pesantren Raudhatun Nur: Meneguhkan Ilmu, Akhlak, dan Ketakwaan Santri
Raudhatun Nur, Ramadhan 1447 H - Dalam rangka mengisi dan menghidupkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan keilmuan, Pondok Pesantren Raudhatun Nur menyelenggarakan Kajian Ramadhan yang diikuti oleh para santri dengan penuh khidmat dan antusias.
Kajian Ramadhan ini membahas kitab Sullamut Taufiq dan Al-‘Ushfuriyah, dua kitab rujukan klasik yang menekankan dasar-dasar tauhid, fikih ibadah, akhlak, serta nasihat kehidupan yang relevan bagi pembentukan karakter santri.
Kegiatan ini diasuh langsung oleh K.H. Helmi Jatnika, serta didukung oleh para ustadz dan ustadzah kompeten, di antaranya Ust. Syaiful Bakhri, Ustzh. Shafa Kamilah, Ust. Gholib Hidayat, Ustzh. Andhini, Ust. Firman Efendi, Ustzh. Salma, dan Ust. Erik Setiawan.
Tujuan kegiatan Kajian Ramadhan bertujuan untuk:
- Menanamkan pemahaman agama yang benar dan mendalam
- Membentuk pribadi santri yang berakhlak mulia
- Menguatkan nilai ibadah dan pengamalan ilmu dalam kehidupan sehari-hari
- Menjadikan Ramadhan sebagai madrasah ruhiyah dan intelektual
Kajian Ramadhan Kitab Klasik diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Raudhatun Nur sebagai bagian dari program pembinaan keilmuan dan spiritual santri selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Raudhatun Nur dan dibimbing langsung oleh para asatidz dan asatidzah yang kompeten di bidang keilmuan Islam dan pendidikan pesantren.
Pelaksanaan Kajian Ramadhan berlangsung secara rutin sepanjang bulan suci Ramadhan dan bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatun Nur. Suasana kajian berlangsung dengan khidmat dan tertib, mencerminkan semangat para santri dalam menuntut ilmu serta menghidupkan nilai-nilai ibadah di bulan yang penuh keberkahan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keilmuan keislaman, memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT, serta membentuk akhlak mulia pada diri santri. Melalui kajian kitab-kitab klasik yang menjadi rujukan dasar dalam pendidikan pesantren, santri dibekali landasan akidah, ibadah, dan adab yang kuat sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kajian Ramadhan dilaksanakan melalui metode kajian rutin yang meliputi pembacaan teks kitab, pemaparan dan penjelasan materi oleh para pengajar, serta penyampaian nasihat-nasihat aplikatif yang relevan dengan kehidupan santri. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong santri tidak hanya memahami ilmu secara teoritis, tetapi juga mengamalkannya secara nyata dalam sikap, perilaku, dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Raudhatun Nur berharap para santri dapat tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, bertakwa, dan berakhlakul karimah, sehingga mampu menjadi generasi yang memberi manfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.